Page

Tentang HPL

Hari putri lestari, SH.,MH. (lahir pada tahun 1967 di Surabaya) adalah seorang konsultan managemen risiko, ketua pembina SAPULIDI (Persatuan PerEMPUan Peduli Generasi Indonesia), wakil ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur, dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2024.

Pada usia 13 tahun Mbak Tari (sapaan akrab beliau) sudah menampakkan jiwa kepemimpinannya sebagai ketua OSIS SMPN 9 Surabaya. Selain itu pernah menjabat sebagai ketua Karang Taruna, dan berbagai organisasi sosial masyarakat lainnya.

Bergejolaknya permasalahan perburuhan Jawa Timur, baik buruh lokal maupun buruh migran (TKI), mengoyak jiwa dan kepeduliannya untuk turun dan mau tak mau harus melepas jabatannya sebagai pimpinan Indonesia timur pada sebuah perusahaan Asuransi Internasional. Bergabung bersama ILO beserta aktivis-aktivis pembela TKI Jawa Timur pada tahun 2010 dalam sebuah wadah organisasi JAMPIBUMI (jaringan masyarakat peduli buruh migran) Mbak Tari beserta kawan-kawan membuat dan menyampaikan drafting revisi undang-undang TKLN kepada DPRRI yang kemudian menjadi embrio lahirnya revisi UU TKLN tahun 2015. Selain itu, temuannya terhadap praktik curang asuransi TKI yang saat itu hanya terserap tidak lebih 5% dari total premi yang dibayar TKI, menjadi kritik tajam perasuransian TKI di Indonesia.

Pada tahun 2011 Mbak Tari bersama rekan-rekan buruh lokal Jawa Timur, mendesak pemerintahan provinsi Jawa Timur untuk aktif mendorong segera dilaksanakannya program BPJS sebagai badan penyelenggara jaminan Nasional khususnya untuk kesehatan. Selain itu, dukungan massifnya terhadap pergerakan buruh di Jawa Timur dengan mensosialisasikan UU Tenaga Kerja Tahun 2013, menyebabkan kesadaran buruh atas hak normatif dan hak berserikat. Sehingga membuahkan keberanian buruh untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan perusahaan dan dinas tenaga kerja yang mereka sampaikan secara perundingan hingga demonstrasi ketika perundingan tidak lagi digubris oleh pihak terkait. Aksi-aksi yang dilakukan secara integral tersebut melahirkan upah buruh JATIM meningkat dengan significant sejak tahun 2011 hingga saat ini.

Pada tahun 2014, Mbak Tari terpilih menjadi peserta pemilihan Legislatif tingkat RI melalui dapil 1 (Surabaya - Sidoarjo) dari PARPOL PDI Perjuangan, namun kalah sebab konsistensinya terhadap penerapan politik yang Beretika, Transparan, dan Tolak Politik Uang. Kekalahannya tersebut tidak serta merta menyingkirkan dirinya dari kepengurusan struktural PDI Perjuangan di tingkat jawa timur, ia terpilih lagi sebagai wakil ketua DPD PDI Perjuangan untuk masa periode 2015-2020. Dan pada tahun 2019, Mbak Tari ditugaskan kembali oleh PDI Perjuangan dalam kontestasi PEMILU Legislatif tingkat provinsi melalui Dapil Jember - Lumajang, dan alhamdulillah kali ini menang dengan perolehan suara sekitar 62ribu. Dan pula terpilih kembali sebagai pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Periode 2019 - 2024.

Pola kepemimpinan kaderisasi yang ia yakini, melahirkan banyak kader potensial yang lahir darinya baik secara langsung maupun tidak langsung, baik kader di PARPOL maupun kader di SAPULIDI. Dengan kefasihannya di managemen risiko, ia meyakini bahwa kaderisasi merupakan parameter keberhasilan sebuah kepemimpinan yang sustainable dan seimbang. Oleh karenanya dalam banyak momen ia selalu menawarkan diri untuk membuka selebar-lebarnya pintu kaderisasi bagi siapa saja yang ingin dikader olehnya secara langsung atau melalui jalur-jalur yang bisa ditembus olehnya untuk mengkader anak-anak bangsa sebagai para pemimpin masa depan. Tentunya pemimpin-pemimpin yang professional, berintegritas, dan beretika.

© 2021 renandatta.com

Hari Putri Lestari SH.,MH.